Chef Vindex bagikan tips memilih daging sapi yang berkualitas

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta (ANTARA) – Chef asal Indonesia Vindex Tengker mengungkapkan tips untuk memilih daging sapi yang baik, salah satunya bisa dilihat dari warna.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Jadi kalau milih daging yang bagus, dagingnya masih berwarna merah,” kata Vindex saat dijumpai di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Rabu.

Baca juga: Mitos terkait daging kambing, benarkah bisa tingkatkan libido?

Proses pengempukan daging terdiri dari dua metode yakni wet aging, yang biasa dijual di super market serta dry aging itu yang biasa ditaruh di kulkas spesial.

 

“Makin lama mereka akan makin empuk. Ada proses tenderizer-nya di situ secara alami. Maka daging berwarna merah, tapi ini tidak berlaku buat dry age. Kalau dry age biasanya lebih hitam karena kering,” katanya.

Lebih lanjut, Vindex menjelaskan bahwa pada dasarnya memilih daging sapi yang berkualitas bagus adalah dengan melihat daging yang berwarna merah, tidak berlendir dan baunya fresh.

Baca juga: Daging atau ayam tak harus dicuci sebelum dimasak

Basically memilih daging yang bagus itu yang merah, tidak slimy, baunya juga fresh gitu ya. Fresh daging. Itu saja sih yang penting yang perlu dilihat,” kata Vindex.

Untuk penyimpanan daging agar tetap terjaga kualitasnya, Vindex menyarankan untuk menyimpan di suhu kulkas jika daging ingin digunakan paling tidak dalam tiga hari.

Namun, jika ingin lebih lama Vindex menyarankan untuk menyimpan daging di freezer.

“Kalau di rumah, kalau daging yang mau dipakai itu biasanya harus dihabiskan paling nggak tiga hari. Itu di suhu kulkas berarti 5 sampai 10 derajat Celcius,” ujar Vindex.

“Kalau mau disimpan lebih lama mending di freezer. Jadi dia sudah tahan bisa sampai satu sampai dua bulan,” tambahnya.

Terakhir, Vindex juga menyarankan untuk membungkus daging dengan plastik wrap atau dengan wadah yang kedap udara. Dengan demikian, daging pun akan terjaga kualitasnya dan terhindar dari bakteri.

“Harus di wrap ya. Kalau dimasukkan ke dalam kulkas pun harus di wrap. Kalau di freezer juga sama. Mesti di-wrap plastik atau di tempat yang kedap udara,” pungkasnya.

Baca juga: Chef Vindex hadirkan kuliner Indonesia di Berlin

Baca juga: Masakan Indonesia makin diminati, kata chef Vindex

Baca juga: Resep steak sapi sehat ala Growell Whole Foods

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022

SumberAntara

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *