Doa ibu antar Dobujack jadi produk kekinian anak muda Indonesia

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta (ANTARA) – Restu dan berkat dari orangtua menjadi modal utama bagi Dobujack untuk menjadi salah satu produk fesyen lokal terkemuka di Indonesia.

Penggunaan nama Dobujack yang merupakan singkatan dari Doa Ibu Jadi Anak Cepat Kaya, menuntun Delly Fitriansyah sebagai pemiliknya bisa menjalankan bisnisnya selama 17 tahun.

Berbagai lika-liku pernah dialami Delly saat membangun bisnis di usianya yang baru menginjak 18 tahun. Delly mengaku memulai usaha dengan modal hanya Rp2,5 juta melalui pinjaman bank, dan menjadi langkah terbesarnya demi membantu biaya kuliah dan mengubah perekonomian keluarga.

Baca juga: Jenama lokal tawarkan sepatu olahraga harga di bawah Rp100 ribu

Kegigihannya berbuah manis, bisnisnya terus tumbuh dan Dobujack juga memperkenalkan tren fesyen unisex yang mengedepankan gaya kasual, simpel, nyaman namun tetap trendi.

“Menyasar generasi muda yang memiliki spirit fesyen penuh petualang, strategi penjualan kami diawali secara offline dengan menitipkan produk pada toko-toko distro Bandung,” kata Delly dalam bincang-bincang Shopee di Jakarta pada Selasa (4/10).

 

Ilustrasi produk fesyen dari jenama lokal Dobujack (ANTARA/Ho/dok.Pri)

Dobujack kemudian memperluas distribusinya hingga ke 15 titik di kota-kota besar seperti Jakarta, Jogja, Tangerang, Bekasi, Makassar, dan Surabaya. Pada 2008, Dobujack berhasil membuka gerai distro pertama di Bogor, dan terus berlanjut di Bandung tahun 2014, Bekasi pada 2017, serta toko daring pertama di Shopee tahun 2020.

Melalui semangat yang tak pernah padam, berbagai acara Bazaar teranyar setiap tahunnya juga menjadi strategi yang Delly jalani demi menciptakan nama Dobujack semakin bersinar.

Bahkan yang dulunya hanya fokus berjualan kaos, kini Dobujack telah melebar dengan menawarkan ragam kebutuhan fesyen lengkap dari kepala hingga kaki seperti kaos, jaket/hoodie, tas, dan sweater, serta celana.

Baca juga: Tiga jenama lokal kolaborasi hadirkan koleksi “perspective”

Adapula sandal, sepatu, topi, snapback, buckle hat, dompet, sabuk, aksesoris dan berbagai produk pendukung fesyen lainnya. Proses produksi juga dilakukan secara lokal, mulai dari tempat membeli bahan, konveksi, penjahit hingga pengemasan.

Kehadiran Dobujack telah berkontribusi menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar dari empat pegawai kini mencapai 40 orang karyawan ditambah bantuan beberapa tenaga makloon.

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber Antara

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *